Jumat, 11 April 2008

TOS Google Adsense di update, apa saja yang berubah?



Beberapa hari yang lalu TOS Google Adsense diubah. Beberapa aturan dasar program (Privacy Policy) Google adsense mengalami beberapa perubahan, apa saja yang berubah? berikut ini adalah perubahan-perubahan dasar dalam aturan main program Google Adsense:

  • Kita boleh memasang iklan dan tombol referal di halaman eror (404) dan halaman registrasi (pendaftaran)
  • Adsense for Search boleh dipasang di halaman kosong/ tanpa konten sekalipun
    Dalam satu halaman boleh memasang iklan adsense dari beberapa account adsense berbeda
  • AdSense Referral seperti Firefox, Google Pack, dan lain-lain boleh dipasang dihalaman kosong/tanpa konten sekalipun
  • Jika kamu diikutkan dalam program beta apapun dari google adsense, kita nggak boleh ngomongin masalah itu di blog atau ditempat umum lainnya
  • Dibolehkan untuk memasang program lain yang sejenis dan kontekstual seperti google adsense dalam satu halaman, program sejenis seperti bidvertiser dll sudah boleh dipasang bareng dengan adsense
  • Jika account kena banned, semua akumulasi dana yang tersimpan, akan disumbangakn ke yayasan sosial oleh google adsense
  • Publisher adsense diharapkan untuk mencantumkan/membuat halaman privacy policy yang menyatakan bahwa data pengunjung web/blog disimpan dalam cokie iklan google adsense.

Penting: untuk semua publisher adsense, harus menerima aturan baru ini sebelum tanggal 25 mei 2008, apabila belum menyetujui aturan baru ini, maka account adsense kamu akan di non aktifkan.

Tulisan ini adalah pendapat dan pemahaman pribadi terhadapat aturan baru google adsense di bandingkan dengan aturan/tos sebelumnya. Apabila ada hal-hal yang kurang jelas dan kurang meyakinkan, silahkan hubungi support google adsense sebelum mengambil tindakan selanjutnya.

Diterjemahkan dengan sangat kasar dari labnol.org. Untuk perbandingan antara TOS yang lama dan baru, silahkan liat di file .pdf dari labnol.org
Untuk cara bikin Privacy Policy, bisa liat di blognya Cosa

Astaga, Rekening Bank Curian Dijual Online Rp 90 Ribu


Inggris - Pembobolan rekening bank sering dilakukan penjahat dunia maya untuk meraup keuntungan. Menurut vendor anti virus ternama Symantec, detail rekening bank yang dibobol penjahat cyber bahkan dijual dengan harga sangat murah di internet, hanya 5 Poundsterling saja (sekitar Rp 90 ribu).
Lebih lanjut Symantec memaparkan, perdagangan informasi curian memang kian menggejala di dunia maya dengan detail bank menduduki posisi top. Demikian pula informasi curian mengenai kartu kredit juga diminati kaum kriminal.
Selain itu, aktivitas phishing, yakni usaha mencuri informasi pribadi dengan menyamarkan situs asli juga menjadi masalah serius. Menurut data Symantec, sektor finansial merupakan korban terbanyak dari aksi phishing ini.
Dikutip detikINET dari This is Money, Jumat (11/4/2008), dalam enam bulan terakhir tahun 2007 telah terdapat 87.936 host phishing. Masih menurut Symantec, jumlah ini merupakan peningkatan sebanyak 167 persen dari jumlah enam bulan sebelumnya

Amien Rais: Bedah Server KPU!


Jakarta - Mantan Capres 2004, Amien Rais, menuding ada yang tak beres di sistem komputer KPU. Pendiri PAN itu menuding ada manipulasi penghitungan suara!

"Software komputer di KPU pusat harus dibedah bersama-sama supaya tidak ada manipulasi lagi!" cetus Amien usai membuka Temu Wicara Hukum MK-PAN di Ballroom Hotel the Sultan, Senayan, Jakarta, Jumat (11/4/2008)."Ada manipulasi. Saya yakin!" imbuh Guru Besar Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik UGM itu.Manipulasi itu disimpulkan Amien dari kejanggalan yang muncul saat suara mulai dihitung dalam Pilpres 2004 lalu. Janggal karena perhitungan komputer KPU selama sebulan sama dengan perhitungan quick count sebuah lembaga.
"Terus terang saya mencurigai bahwa ada ketidakberesan di dalam perangkat lunak komputerisasi penghitungan suara di KPU pusat. Karena kami mencurigai beberapa jam setelah selesai Pemilu, ada quick count. Kemudian seluruh hasil KPU yang ditayangkan running text itu menunjukkan secara konsisten tidak ada perubahan selama sebulan dari quick count," pungkas Amien.

Akhirnya, Google Respons Surat Pemerintah

Jakarta - Google akhirnya merespons surat yang dilayangkan pemerintah Indonesia perihal film Fitna. Lewat sebuah surat, Google membeberkan pandangannya.
"Google sudah merespons surat yang kami kirimkan. Dan Google berinisiatif menawarkan kerja sama dengan pemerintah," ujar Nuh saat jumpa pers di Gedung Depkominfo, Jln. Medan Merdeka Barat , Jumat (11/4/2008).Surat yang ditandatangani Kent Walker, Vice President and General Counsel Google Inc, tersebut diterima Menkominfo Mohammad Nuh pada Rabu malam lalu (9/4/2008).
Lalu apa kata Google? Pemilik situs YouTube tersebut menyatakan tidak akan mencabut Fitna dari situsnya. Google malah menawarkan pemerintah untuk bekerja sama.Ada tiga poin yang Google dalam suratnya. Yang pertama, Google mengatakan akan menghargai hukum yang berlaku di Indonesia.
Poin kedua, Google menghargai kebebasan berekspresi sehingga meskipun Google tidak akan membuang Fitna dari YouTube, Google akan tetap mengupayakan untuk memblokir akses-akses dari pengunjung Indonesia yang mau mengakses konten Fitna.Lalu poin yang ketiga, Google menawarkan kerja sama dengan pemerintah untuk memblokir konten-konten yang dianggap bertentangan dengan hukum, dimana Google kemungkinan tidak akan menerima konten tersebut untuk naik di situsnya.Terkait konten mana saja yang dianggap melanggar hukum, semuanya diserahkan Google pada pemerintah Indonesia.

daftar url yang mesti d blok

www.fitnathemovie.com
http://www.youtube.com/watch?v=_LyeviTOh2w
http://video.google.com/videoplay?docid=-2949546475561399959
http://wikileaks.org/wiki/Fitna_anti-islam_movie_by_Geert_Wilders
http://video.aol.com/video-detail/fitna-the-movie/1696616402
http://blogfilmfitna.blogspot.com
http://file.sunshinepress.org:54445/fitna-flash-video.zip
http://wikileaks.org/leak/fitna-flash-video.zip
http://thepiratebay.org/tor/4102738/Fitna_the_movie_--English_-_AVI_and_FLV_format

Kamis, 10 April 2008

Basis Data

definiai
Basis dapat diartikan sebgai gudang atau tempat berkumpul sedangkan data merupakan fakta nyata yang mewakili suatu objek seperti barang, pembeli, peristiwa dan sebagainya yang direkam dalam bentuk angka, huruf simbol, teks, gambar, bunyi atau kombinasinya. Basis data merupakan kumpula data, file, tabel, arsip yang saling berhubungan dan disimpan dalam media penyimpaan elektronik yang terorganisir dan dapat dimamfaatkan dengan cepat dan mudah,[1]
Prinsip utama basis data adalah pengaturan data atarsip dan tujuan utamanya adalah kemudahan dan kecepatan dan kecepatan dalam pengambilan kembali data atau arsip.

Model basis data relasional

Model basis data adalah suatu cara/mekanisme yang digunakan untuk mengelola data secara fisik dalam memori sekunder yang akan berdampak pada bagaimana mengelompokkan dan membentuk keseluruhan data yang terkait dalam sistem yang sedang diamti. Sistem adalah sebuah tatanan (keterpaduan) yang terdiri atas sejumlah komponen fungsional (dengan satuan fungsi atau tugas khusus) yang saling berhubungan dan secara bersama-sama bertujuan untuk memenui suatu proses atau pekerjaan.[2]
Basis data relasional adalah data yang akan dipilah-pilah kedalam tabel. Setiap tabel selalu terdiri atas lajur mendatar yang disebut baris data(row/record) dan lajur vertikal yang disebut kolom (colun/field). Item-item data atau satuan data terkecil merupakan pertemuan antara baris dan kolom.

Model entitas relasional
Entitas(entity) individu yang mewakili suatu yang nyata dan dapat dibedakan dari sesuatu yang lain. Setiap entitas pasti memiliki atribut yang mendeskripsikan karakteristik dari entitas tersebut.
Himpunan entitas adalah sekelompok entitas yang sejenis dan berada dalam lingkup yang sama membentuk sebuah himpunan.

Relasi antar tabel
Relasi adalah hubungan antar entitas dari himpunan entitas dari himpunan entitas yang berbeda. Himpunan relasi adalah kumpulan semua reaasi diantara entitas-entitas. Untuk merelasikan tabel diperlukan primary key sebagai tanda untuk mengidentifikasi suatu record dalam tabel dan foreign key sebagai kode tamu, artinya jika sebuah record dalam satu tabel menjadi primary key maka record tersebut akan menjadi foreign key pada tabel lainnya.
Jenis-jenis relasi antar tabel:
1. Satu ke satu(one to one)
Berarti setiap entitas pada himpunan entitas A berhubungan dengan paling banyak dengan satu himpunan entitas B, begitu juga sebaliknya
2. Satu ke banyak (one to many)
Setiap entitas pada himpunan entitas A dapat berhubungan dengan banyak entitas pada himpunan entitas B. tetapi tidak sebaliknya.
Misalnya : setiap dosen dapat mengajar beberapa mata kuliah atau lebih dari satu mata kuliah.
3. Banyak ke banyak ( Many to many)
Setiap entitas himpunan A dapat berhubungan dengan banyak entitas pada himpunan entitas B, begitu juga sebaliknya.
Misalnya : setiap mahasiswa dapat mengambil lebih dari satu mata kuliah begitu juga sebaliknya.
Bahasa basis data dapat dibagi menjadi dua bentk:
1. Data Definition Language (DDL)
Yaitu bahasa yang mempunyai kemampuan untuk mendefinisikan data/objek yang berhubungan dengan pembuatan dan penghapusan objek seperti tabel, indeks, database, view ataupun yang lainnya.
Misalnya: create, alter dan drop.
2. Data manipulation Language (DML)
Yaitu bahasa yang berguna untuk melakukan manipulasi dan pengambilan data pada suatu basis data.
Manipulasi data dapat berupa:
a. Penyisipan atau penambahan data baru pada suatu basis data.
b. Penghapusan data dari suatu basis data.
c. Pengubahan dat pada suatu basis data.
Misal: select, insert, delete dan update.

ERD (Enterty Relationshp Diagram)
ERD adalah model konseptual yang mendeskripsikan hubungan antara penyimpanan (dalam DFD). ERD digunakan untuk memodelkan struktur data dan hubungan antar. Dengan ERD, model dapat diuji dengan mengabaikan proses yang dilakukan.
Sesuai dengan namanya ada dua komponen utama pembentuk model entity relationship, yaitu Entitas(entity) dan relasi(relation). Kedua kkomponen ini dideskripsikan lebih lanjut melalui sejumlah atribut/properti.
ERD pertama kali dideskripsikan oleh Peter Chen yang dibuat sebagai bagian perangkat lunak Case. Notasi yang digunakan dalam ERD dapat dilihat pada tabel dibawah ini:
a. Kardinalitas Relasi
Dalam ERD hubungan (relasi) dapat berdiri dari sejumlah entitas yang disebut dengan derajat relasi. Derajat relasi maksimum disebut dengan kardinalitas sedangkan derajat minimum disebut dengan modalitas. Jadi kardinalitas relasi menunjukkan jumlah maksimum entitas yang dapat berelasi dengan entitas pada himpunan entitas lain.
b. Tahapan Pembuatan ERD
Diagram ER dibuat secara bertahap, ada dua kelompok tahapan yang biasa ditempuh didalam pembuatan diagram ER, yaitu:
1. Tahap pembuatan diagram ER awal (preliminary design)
2. Tahap optimasi diagram ER (final design)
Tujuan dari tahap pertama adalah untuk mendapatkan sebuah rancangan basis data minimal yang dapat mengakomodasi kebutuhan penyimpanan data terhadap sistem yang sedang ditinjau. Tahap awal ini umumnya mengabaikan anomali-anomali (proses pada basis data yang memberikan efek samping yang tidak diharapkan) yang memang ada sebagai suatu fakta. Anomali-anomali tersebut biasanya baru dipertimbangkan pada tahap kedua.
Tahap kedua mempertimbangkan anomali-anomali dan juga memperhatikan aspek-aspek efisiensi, performasi dan fleksibilitas. Tiga hal tersebut seringkali dapat saling bertolak belakang, karena itu, tahap kedua ini ditempuh dengan melakukan koreksi terhadap tahap pertama. Nbentuk koreksi yang terjadi berupa pendekomposisian himpunan entitas, penggabungan himpunan entitas, pengubahan derajat relasi, penambahan relasi, penambahan relasi baru atau perubahan (penambahan dan pengurangan) atribut-atribut untuk masing-masing entitas dan relasi.
Langkah-langkah teknis yang dapat dilakukan untuk mendapatkan ERD awal adalah:
1. Mengidentifikasi dan menetapkan seluruh himpunan entitas yang akan terlibat.
2. Menentukan atribut-atribut key dari masing-masing himpunan entitas.
3. Mengidentifikasi dan ;menetapkan seluruh himpunan relasi diantra himpunan entitas yang ada beserta foreign keynya
4. Menentukan derajat/kardinalitas relasi untuk setiap himpunan relasi.
5. Melengkapi himpunan entitas dan himpunan relasi dena atribut deskriptif ( atribut yang bukan kunci).

2.5.6 Data Flow Diagram
Data flow digaram sering digunakan untuk menggambarkan suatu sistem yang telah ada atau sistem baru yang akan dikembangkan secara logika tanpa mempertimbangkan lingkungan fisik dimana data tersebut mengalir (misalnya lewat telepon,surat, dan sebagainya) atau lingkungan fisik dimana data tersebut akan disimpan (misalnya file kartu,microfiche, hard disk, tape, diskette dan lain sebagainya. DFD merupakan alat yang cukup populer sekarang ini, karena dapat menggambarkan arus data didalam sistem denga terstruktur dan jelas. DFD juga merupakan dokumentasi dari sistem yang baik.
Suatu sitem pasti memilki batas sitem (boundary) yang memisahkan suatu sistem dengan lingkungan luarnya, sytem akan menerima input dan menghasilkan output kepada lingkungan luarnya. Kesatuan luar (external entity) merupakan kesatuan (entity) di lingkungan luar sistem yang dapat berupa orang. Organisasi atau sistem lainnya akan memberikan input atau menerima output dari sistem.
Arus data (Data Flow) di dalam DFD diberi simbol suatu panah. Arus data ini mengalir diantara proses, simpanan data dan kesatuan luar. Arus data ini menunjukkan arus dari data yang dapat berupa masukan untuk sistem atau hasil proses sistem.
Suatu proses adalah kegiatan atau kerja yang dilakukan oleh orang, mesin atau komputer dari hasil suatu arus data yang masuk ke dalam proses untuk dihasilkan arus data yang akan keluar dari proses.

Rabu, 02 April 2008

10 Things We Hate About Apple

It's high time we unloaded on the high-and-mighty Mac maker.Narasu Rebbapragada and Alan Stafford, PC WorldThe company formerly known as Apple Computer and now called simply Apple, Inc. is unique in many ways--including in its ability to drive even folks who admire it positively batty. It makes great products (usually), yet its secretiveness about them borders on paranoia, and its adoring fans can be incredibly irritating. Of course, its fans have to put up with some irritations, too: Simply being a member of the club still means you must endure unending jabs from the other side of the socio-political-techno aisle. But do they have to wear their suffering as a badge of honor?Today, we--that's us, Narasu and Alan, veteran Mac users both--are going to get some stuff off our chests. We've enumerated ten things we hate about Apple (or its followers, or simply about the experience of using its products). But in the interest of fair play (not to be confused with FairPlay, Apple's DRM technology) we're also publishing another list--Ten Things We Love About Apple.Use the Comment link at the end of this article to add your own gripes about Apple--or to defend it.And so, with protective helmets in place, off we go:1: Free Speech, Anyone?Even if you're no Apple fan, this particular issue might not rise to the top of your own personal gripe list--but hey, we're journalists. So sue us.Er, that's probably not the right turn of phrase to use, considering that in December 2004, Apple filed a lawsuit against the AppleInsider, O'Grady's PowerPage, and Think Secret Web sites for posting information about upcoming technologies that Apple had shared with outsiders under nondisclosure agreements. In the case of O'Grady, the news was of a FireWire interface for GarageBand. In the words of O'Grady himself: "yawn."Apple pressured the sites to reveal their sources, and even worse, pressured the sites' ISPs. In May 2006, a California court said no way, ruling that online journalists enjoy the same First Amendment rights as "legitimate" offline journalists. Seems silly in today's world, doesn't it? Recently, the court ordered Apple to pay the sites' legal fees--about $700,000.2. More Secretive Than Homeland SecurityThose feds are secretive, but they're no match for Apple reps' infuriating stock answer: "We don't comment on future product plans." Being an Apple adherent means never knowing for sure if the shiny new MacBook or iPod you just bought is about to be rendered obsolete by a Steve Jobs keynote.Of course, Apple is merely the most famous secretive Silicon Valley company, not the only hush-mouthed one. And tight lips make for explosive buzz when the company does decide to drop a bombshell. But contrast Apple's secrecy with Microsoft's lack thereof--Bill Gates, Steve Ballmer, and company love to talk about their company's upcoming products, and they still get their fair share of buzz. Even though many of those plans have a tendency to not actually come true.3. Ain't Too Proud to BlameWhen Apple shipped iPods containing a worm last year, instead of issuing a humble mea culpa, Apple took a swipe at Microsoft, saying, "As you might imagine, we are upset at Windows for not being more hardy against such viruses, and even more upset with ourselves for not catching it." As you can imagine, that didn't fly with security experts. How about an apology to the folks who were unlucky enough to buy the infected iPods, period?4. iHate iAnythingApple first floated the idea of product names with a leading lowercase letter in 1994 with eWorld, an ill-conceived online service that went belly-up after a year and a half. But when it introduced the original iMac in 1998, it hit on a phenomenal success--and prompted hundreds of third-party manufacturers to follow with sickeningly cute Bondi Blue products with names that also began with a lowercase "i." Now dozens of Apple and third-party product names begins with "i." Their manufacturers are all jumping on the bandwagon, hoping that a single letter will sway us to buy their stuff. Meanwhile, you can't even start sentences with the products' names.Is it any wonder that we're inclined to like Apple TV in part because it turned out not to be iTV? Or that we're kind of sorry that Apple was able to strike a deal with Cisco to share the name iPhone?